Contemplating

Belajar sudah disinyalir oleh Rasulullah 14 abad yang lalu akan menjadikan seseorang menempati posisi mulia dibanding orang yang sehari-hari hanya menumpukkan harta. Belajar yang seperti apa yang dimaksud oleh Rasulullah? tentunya belajar yang sudah jelas tuntunannya dalam Al Qur’an dan Al Hadits beliau. Upaya belajar dengan motif mencari kesenangan dunia akan berhenti setelah mendapatkan secuil dari ketetapan Allah untuk dirinya didunia ini, yaitu kesenangan yang akan sirna dan lenyap karena keserakahan orang-orang lain yang juga ingin memperoleh dan memiliki motif yang sama, sebatas kesenangan dunia semata.

Mengkaji alam, bumi, langit dan seisinya termasuk manusia dengan segala pola pikirnya kemudian disingkronisasikan dengan sinyal-sinyal kebenaran yang terkandung dalam Al Qur’an dan Al Hadits yang notabene sebagai acuan  utama Syari’at Islam akan membentuk pribadi-pribadi yang bijak dan cerdas.

Berikut hasil belajar oleh orang-orang yang Syar’i dengan muatan kebenaran yang sarat, sehingga mampu menembus benak sanubari siapapun juga yang membacanya:

1. Ustad Abu Bakar Ba’asyir : Pemerintahan Amburadul, Syirik dan Kafir

Program 100 hari pemerintahan Presiden SBY sudah banyak diprediksi akan mengalami kegagalan total. Selain disibukkan dengan Pansus Angket Bank Century DPR, rezim SBY juga sibuk menghadapi perang melawan korupsi yang justru menjadi bumerang bagi pemerintahannya serta isyu adanya keretakan dalam KIB II sehingga memunculkan wacana reshuffle Kabinet.

SBY dinilai tidak konsisten ketika mengatakan akan berdiri paling depan memerangi korupsi, karena ketika Menteri Keuangan Sri Mulyani terlibat skandal Century, SBY tidak punya nyali untuk memecatnya. Hal inilah yang menjadikan rakyat semakin tidak percaya atas kredibilitas Presiden SBY. Bahkan mayoritas umat Islam semakin tidak percaya…[baca selanjutnya]

2. Kehalalan Vaksin (Imunisasi Ala Barat “Indonesia, Amerika, Israel dan Sekutunya”)

Vaksinasi adalah aktifitas yang tidak asing lagi pada kalangan ibu-ibu yang memiliki bayi atau balita. Kegiatan ini sesungguhnya adalah memberikan suatu zat tertentu pada tubuh si anak baik secara oral atau pun injeksi. Tujuan dari vaksinasi adalah pembentukan kekebalan tubuh si anak bayi/balita sesuai dengan vaksin yang disuplai. Tapi apakah selama ini kita mengetahui dari… [baca selanjutnya]

%d bloggers like this: