Pentingnya Meluruskan dan Merapatkan Shaf ketika Shalat Berjama’ah

Posted on 12/03/2011

0


Saudaraku, ajaran Islam memang benar-benar sempurna dan lengkap. Sedemikian lengkapnya sehingga soal bagaimana  melaksanakan shalat berjama’ahpun diatur didalamnya. Pernah diriwayatkan bahwa para sahabat langsung diajarkan oleh Rasulullah Shollallhu ‘Alaihi Wasallam agar didalam barisan shalat berjama’ah agar senantiasa dipastikan lurus dan rapatnya. Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bahkan memberikan ancaman berupa akibat yang akan ditimbulkan bilamana shaf dibiarkan tidak lurus.

Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam selalu meluruskan shaf kami, sehingga beliau seolah-olah meratakan anak panah sehingga beliua melihat bahwa kami telah memahaminya. Kemudia suatu hari beliau keluar (unuk menunaikan shalat), lalu berdiri hingga ketika hampir mengucapkan takbir, beliau melihat seorang lelaki dadanua keluar (menonjol) dari shaf, maka beliau bersabda: “Hai hamba-hamba Allah, kalian benar-benar meluruskan shaf kalian (jika tidak) Allah akan (menimbulkan perselisihan) diantara wajah-wajah  kalian.”(HR Muslim dan Ahmad).

Berdasarkan hadits diatas, jelas Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam memperingatkan kemungkinan terjadinya perselisihan antara wajah-wajah para sahabat jika mereka mengabaikan lurusnya shaf. Perselisihan antara wajah dapat juga diartikan sebagai munculnya perbedaan cara pandang dalam berbagai masalah kehidupan. Secara jangka panjang hal ini dapat mengakibatkan terjadinya perpecahan di tengah tubuh umat Islam. Saudaraku, jika kita mau jujur, persoalan kerapian shaf shalat berjama’ah dibanyak masjid di negeri kita tmapaknya sudah kronis. Mungkinkah ini yang menyebabkan sulitnya kita umat Islam dalam bersatu menghadapi musuh-musuh Islam dewasa ini?

Posted in: Kajian